Desa teletubbies di prambanan
Jalan-Jalan di Desa Teletubbies Prambanan

Jalan-jalan ke Desa Teletubbies di Prambanan

EFEKGILA – Masih ingat serial televisi anak-anak Teletubbies? Tinky Winky, Dipsy, Lala, dan Po adalah boneka lucu berwarna ungu, merah, hijau, dan kuning. Lala dkk tinggal di sebuah rumah unik berbentuk separuh bola atau dome. Nah, di Dusun Ngelepen, Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta, terdapat perkampungan yang rumah-rumah penduduknya mirip rumah Teletubbies.

Sebenarnya, rumah-rumah tersebut dikenal dengan nama kompleks rumah dome. Namun karena semua bangunannya berbentuk kubah, banyak orang menyebutnya dengan Desa Teletubbies. Keberadaan rumah-rumah ini tentu bukan tanpa alasan.

Rumah dome ini awalnya dibangun sebagai tempat tinggal warga pasca gempa besar yang melanda Yogyakarta pada tahun 2006. Arsitektur rumah ini dirancang tahan gempa dan tahan api. Sejak saat itu, warga mulai tinggal di rumah dome ini.

Rumah dome diresmikan oleh Menteri Pemukiman Alwy Shihab pada 29 April 2007. Perkampungan baru ini kemudian diberi nama New Ngelepen. Seiring berjalannya waktu, keberadaan rumah dome ini akhirnya dikembangkan menjadi desa wisata dan cukup menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke ‘desa Teletubbies’ tersebut.

“Rumah dome disini merupakan satu-satunya rumah dome di Asia Tenggara. Karena memang bentuk rumah-rumahnya yang unik, cukup banyak wisatawan yang berkunjung,” terang pengelola desa wisata rumah dome, Sulasmono saat ditemui Bakhtiar Majid dari Efekgila.com.

Di New Ngelepen atau perkampungan dome ini terdapat 80 unit rumah dome, yang terdiri dari 71 rumah hunian, 9 fasilitas umum meliputi mushola, 1 aula, 1 poliklinik dan 6 MCK umum. Selain itu, di perkampungan dome saat ini juga sudah dilengkapi dengan playground tempat bermain untuk anak-anak.

“Rata-rata desa wisata dome ini dukunjungi 100 wisatawan per-harinya. Kalau waktu liburan atau akhir pekan bisa mencapai 300-500 wisatawan, baik dari wisatawan lokal atau mancanegara. Bahkan tak sedikit wisatawan yang melakukan homestay atau menginap di desa kami,” ujar Sulasmono lagi.

Baca Juga  Bardi Syafii, Tukang Parkir Pergi Haji

Meski bentuknya kecil, ternyata rumah dome memiliki beberapa ruang. Bahkan rumah dome ini juga terbagi menjadi dua lantai. Saat panas terik, udara di rumah dome terasa dingin dan saat hujan lebat, penghuninya akan merasa hangat. “Pada hari Minggu atau hari libur biasanya akan ada badut Teletubbies, sehingga wisatawan yang berkunjung bisa berpose bersama mereka. Selain itu wisatawan juga bisa naik kereta kelinci mengelilingi perkampungan,” lanjutnya.

Yang unik, walaupun bangunan rumah mereka dibuat cukup modern dan ditata dengan seragam, namun ada kebiasaan masyarakat khas pedesaan Yogya yang masih melekat sampai sekarang. Dulunya perkampungan dome ini terdapat tanaman hias seperti pohon palem dan cemara. Namun lama-lama tanaman tersebut hilang diganti dengan pohon pisang, pohon jagung, pohon jambu, kersen dan sebagainya di sekitar pekarangan rumah.

Hal ini tak lepas dari latar belakang masyarakat perkampungan dome yang rata-rata sebagai petani. Menurut mereka, tanaman seperti ini dirasa lebih menghasilkan dibandingkan dengan pohon palem maupun cemara yang dahulu sempat ditanam.

Bangunan rumah di perkampungan ini memang cukup modern, namun kearifan lokal serta kebiasaan masyarakat masih belum berubah. Masih sama seperti sebelum terjadinya gempa yang menghancurkan rumah mereka. Keramahan dan kehangatan masyarakat dusun ini masih cukup kental terasa. Anda bisa buktikan saat mengunjungi langsung perkampungan dome ini.

Saat mengunjungi desa wisata dome, wisatawan juga bisa sekalian mampir ke bukit Teletubbies yang letaknya tak jauh dari perkampungan dome. “Bukitnya tidak jauh dari perkampungan dome. Naik sekitar 1,5 km atau 5 menit perjalanan. Di bukit dome bisa menikmati sunset dan pemandangan perkampungan dome dari atas,” pungkasnya.

Untuk menuju ke lokasi desa wisata ini, letaknya berdekatan dengan candi Prambanan dan keraton Ratu Boko. Jika datang dari arah Prambanan, setelah melewati komplek Ratu Boko, perhatikan petunjuk arah yang ada di kiri jalan. Dari jalan raya silahkan belok kiri mengikuti petunjuk arah yang ada. (BM)

Baca Juga  Jogja Bay, Wahana Air Bertema Bajak Laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *