keraton ratu boko megah di atas bukit
Pemandangan Keraton Ratu Boko

Keraton Ratu Boko, Megah di Atas Bukit

RATU BOKO adalah sebuah situs arkeologi yang berbentuk keraton atau istana kerajaan, peninggalan kerajaan Mataram kuno. Jika banyak bangunan keraton di Indonesia berada di dataran rendah seperti keraton Kasunanan di Surakarta dan keraton di Yogyakarta, maka lain halnya dengan Keraton Ratu Boko.

Keraton ini terletak di bukit Boko, memiliki ketinggian 195 meter di atas permukaan laut dengan luas 160.898 m2, persis berada di Desa Sambirejo dan Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

“Berdasarkan sejarah kerajaan Mataram kuno abad ke-8, Keraton Ratu Boko telah digunakan oleh dinasti Syailendra, jauh sebelum zaman Raja Samaratungga, pendiri Candi Borobudur dan Rakai Pikatan, pendiri Candi Prambanan,” terang manajer operasional Keraton Ratu Boko, Agus Tri Anggono kepada Bakhtiar Majid dari Efekgila.com.

Dilihat dari lokasinya yang berupa dataran tinggi, keraton ini memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah pemandangan yang memukau. Sejauh mata memandang, tampak Candi Prambanan dan Candi Kalasan di arah utara dengan latar belakang Gunung Merapi dan suasana pedesaan dengan sawah menghijau. Sementara di arah selatan, samar-samar dapat terlihat pantai Selatan dan pemandangan Bukit Seribu.

“Kata Ratu Boko sendiri berasal dari cerita rakyat setempat. Ratu Boko yang didalam bahasa Jawa bermakna Raja Heron, merupakan ayah dari Roro Jonggrang yang kemudian menjadi nama candi utama di dalam kompleks Candi Prambanan,” lanjut Agus.

Keraton Ratu Boko ini terbagi dalam empat bagian: tengah, barat, tenggara, dan timur. Di sana terdapat bangunan-bangunan melengkapi kompleks keraton. Di bagian tengah kompleks keraton terdapat gapura utama sebagai pintu masuk, lapangan, kolam, paseban, dan candi pembakaran. Di bagian tenggara meliputi pendopo, beberapa balai, tiga candi, kolam, dan kompleks Keputren. Ada pula goa batu yang terletak di bagian timur. Sedangkan bagian barat hanya perbukitan.

Baca Juga  7 Tempat Wisata yg Dirusak Pengunjung

“Pengunjung biasanya menjadikan gapura utama sebagai obyek untuk berfoto atau selfie. Gapura utama juga sering dipakai untuk foto pre-wedding. Ya, ada biaya tambahan untuk itu. Di gapura utama juga bagus untuk mengabadikan momen tenggelamnya matahari atau sunset,” sambungnya.

Keraton Ratu Boko memang terkenal sebagai spot terbaik untuk menikmati sunset. Satu hal yang harus Anda ketahui jika ingin menikmati sunset di Ratu Boko adalah mengenai harga tiket masuk. Pihak pengelola menyediakan tiket dalam dua kategori. Untuk kategori reguler harganya Rp 25.000. Tiket kategori ini berlaku dari mulai buka sampai pukul 15.00 WIB.

Tiket Sunset


Setelah pukul tiga sore, tiket masuk kategori kedua yakni sunset. Harganya pun jauh lebih mahal. Harga tiket untuk paket sunset sebesar Rp 70.000 per orang. “Harga tiket kategori sunset berlaku mulai jam 15.00 WIB sampai 17.30 WIB,” sambung Agus lagi.

Keraton Ratu Boko dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko. Selain Ratu Boko, perusahaan ini juga yang memiliki otoritas mengelola Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pengelolaan di kompleks Ratu Boko memang terlihat profesional. Semua fasilitas tertata rapi dan bersih.

Sebagai contoh adalah toilet yang sering dijadikan indikasi kualitas sebuah tempat wisata. Toilet-toilet yang tersedia di Ratu Boko terlihat sangat bersih dan rapi. Bahkan, tiket masuk ke kompleks Ratu Boko sudah menggunakan smart card walaupun terlihat belum maksimal. Selain kompleks Keraton Ratu Boko sebagai obyek utama, di sekitar tempat wisata ini juga terdapat sebuah resto outdoor dan tempat penjualan merchandise.

Semakin bagusnya obyek wisata keraton Ratu Boko juga diikuti dengan jumlah pengunjung yang semakin hari semakin meningkat. Untuk hari biasa, keraton ini rata-rata didatangi 500 pengunjung. Jumlah bisa mencapai dua kali lipat dari hari biasa saat memasuki akhir pekan atau libur nasional. Rekor jumlah pengunjung terjadi saat libur Natal pada 2015.

Baca Juga  Dikenal Pandai Berdagang, Ini 6 Cara Kaya Suku Minang yang Bisa Kamu Terapkan

“25 Desember lalu kami mencapai jumlah pengunjung terbanyak dalam satu hari yaitu sebanyak 3410 pengunjung. Jumlah ini yang tertinggi sejak obyek wisata Ratu Boko dibuka operasionalnya pada 1 April 1993,” terang Agus.
Keraton Ratu Boko berada sekitar 19 km dari Yogyakarta dan 2 km dari Candi Prambanan menuju ke arah selatan. Suka menikmati sunset? Datang saja ke Keraton Ratu Boko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *